{"id":68287,"date":"2022-04-24T00:01:28","date_gmt":"2022-04-24T00:01:28","guid":{"rendered":"https:\/\/paitobolagila.net\/?p=68287"},"modified":"2022-04-24T00:01:28","modified_gmt":"2022-04-24T00:01:28","slug":"sedunia-kena-tipu-bayam-bukan-makanan-tinggi-zat-besi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/?p=68287","title":{"rendered":"Sedunia Kena Tipu, Bayam Bukan Makanan Tinggi Zat Besi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/VeKu4ccZbBl11hRcrnmmQUdieIA=\/0x0:624x416\/750x500\/data\/photo\/2021\/04\/25\/6084a66dd44f3.jpg\" alt=\"Ilustrasi bayam. sayur bayam \"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Lantaran tokoh pelaut Popeye yang berotot karena sekaleng bayam, banyak yang memulai mitos bahwa bayam merupakan sumber makanan yang baik karena kandungan zat besinya yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika menilik berapa banyak zat besi yang dimiliki oleh sebuah makanan agar dapat dikatakan tinggi zat besi, bayam kurang tepat untuk dapat masuk di kategori tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kandungan zat besi dalam bayam<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Artikel McGill Office for Science and Society turut mengatakan bahwa mitos ini beredar karena salah penulisan pada titik desimal saat seorang ilmuwan Jerman pada tahun 1800-an yang membuat penelitian kadar besi dari bayam. <\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan tanpa kesalahan titik desimal pun, mudah untuk mempercayai mitos bayam sebagai tinggi zat besi.<\/p>\n\n\n\n<p>Melansir Compound Interest, kandungan zat besi bayam melebihi jumlah zat besi yang ditemukan di beberapa jenis daging.<\/p>\n\n\n\n<p>Jumlah zat besi yang ditemukan dalam steak sirloin sekitar 2,5 mg per 100 g.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, menentukan sumber zat besi tidak dapat sesederhana itu. Zat besi dapat ditemukan dalam berbagai bentuk dalam makanan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penyerapan zat besi bayam dan daging sapi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada daging, zat besi umumnya ditemukan dalam bentuk zat besi heme, yang mudah diserap dalam tubuh. Sedangkan kandungan zat besi pada sayuran adalah zat besi non-heme. <\/p>\n\n\n\n<p>Zat besi non-heme ini tidak diserap dengan mudah oleh tubuh, dan faktor lain dapat memengaruhi penyerapannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurut National Library of Medicine, hanya sekitar 1,7 persen dari zat besi non-heme dalam bayam yang diserap tubuh. <\/p>\n\n\n\n<p>Membandingkan dengan steak sirloin, zat besi dalam bayam yang dapat diserap tubuh &#8220;hanya&#8221; sebanyak 20 persen dari zat besi yang dikandung.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Alasan tetap mengonsumsi bayam<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Meski bukan karena kandungan besinya, masih terdapat beberapa alasan bagus untuk Anda mengonsumsi bayam. <\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian dari Jacqueline Castenmiller menyatakan bahwa bayam sangat tinggi akan senyawa prekursor vitamin A yang disebut karotenoid.<\/p>\n\n\n\n<p>Vitamin A penting untuk penglihatan dan sistem kekebalan tubuh kita.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh karotenoid adalah beta-karoten, yang dikenal sebagai bahan kimia alami yang memberi warna oranye pada wortel. <\/p>\n\n\n\n<p>Zat itu tidak memberi bayam warna yang sama dengan wortel karena warna hijau pada klorofil bayam menutupinya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lantaran tokoh pelaut Popeye yang berotot karena sekaleng bayam, banyak yang memulai mitos bahwa bayam merupakan sumber makanan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68288,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[91],"tags":[697,667,250,265,279,695,740,290,652,666],"class_list":["post-68287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-bandarterpercaya","tag-bandartogel","tag-bolagila","tag-hoki","tag-jackpot","tag-judionline","tag-linkalternatifbolagila","tag-menang","tag-prediksiakurat","tag-prediksijitu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=68287"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68287\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/68288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=68287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=68287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=68287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}