{"id":148214,"date":"2024-03-07T06:36:47","date_gmt":"2024-03-06T23:36:47","guid":{"rendered":"https:\/\/paitobolagila.net\/?p=148214"},"modified":"2024-03-07T06:36:47","modified_gmt":"2024-03-06T23:36:47","slug":"warga-diimbau-tidak-bersentuhan-langsung-dengan-kawanan-kera-yang-menyerbu-pemukiman-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/?p=148214","title":{"rendered":"Warga diimbau Tidak Bersentuhan Langsung Dengan Kawanan Kera Yang Menyerbu Pemukiman Warga."},"content":{"rendered":"\n<p>Masyarakat diimbau tidak bersentuhan langsung dengan rombongan <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">kera <\/a>yang memasuki pemukiman atau perkotaan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan penularan penyakit dari hewan ke manusia.<br><br>Seruan ini disampaikan mantan mahasiswa biologi <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">Institut Teknologi Bandung (ITB)<\/a> <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">Agung Ganthar Kusumanto<\/a> yang kini berprofesi sebagai ahli ekologi dan spesialis <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">mamalia <\/a>liar.<br><br>Belum lama ini dikabarkan kawanan kera telah menyerbu kawasan perkotaan Kota Bandung, salah satunya ditemukan di kawasan <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">Dago<\/a>. Kelompok kera tersebut diketahui merupakan jenis kera atau <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">Macaca fascicularis<\/a>.\u201cJika monyet sudah menyerbu pemukiman warga, hindari kontak langsung dan hubungi pihak terkait, dalam hal ini Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (<a href=\"https:\/\/bgunik.site\">BBKSDA<\/a>) yang bertanggung jawab terhadap <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">satwa <\/a>liar yang dilindungi,\u201d ujarnya. pada Rabu (3 Juni 2024).<br><br>Seperti halnya manusia, kata Agung, setiap kera berpotensi mengidap penyakit <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">zoonosis<\/a>, yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia, seperti <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">cacar monyet<\/a>, <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">rabies<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">simian virus 40 (SV40)<\/a>. Namun monyet yang hidup di alam liar jarang menderita penyakit tersebut.<br><br>\u201cBaik monyet atau hewan lainnya, semuanya berpotensi sakit, berpotensi sakit, tapi tidak semuanya sakit atau menular,\u201d ujarnya.<br><br><strong>Mengenali Ciri-Ciri Penyakit<\/strong><br><br><a href=\"https:\/\/bgunik.site\">Agung Ganthar<\/a> menyampaikan pentingnya mengetahui ciri-ciri hewan yang sakit.Dengan modal pengetahuan ini, kesadaran dapat ditingkatkan lebih jauh lagi.<br><br>Ia percaya bahwa penting untuk memperhatikan tidak hanya cara hewan menularkan penyakit, tetapi juga penyakit apa yang mereka tularkan.<br><br>Agung menjelaskan, salah satu ciri monyet vervet terserang penyakit adalah sering diusir dari koloninya, apalagi jika gejala penyakit sudah terlihat.<br><br>Cara monyet <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">vervet <\/a>menularkan penyakit bergantung pada penyakitnya. Rata-rata penyakit terkandung dalam air liur.\u201cBukan hanya dampaknya (cara penularan penyakit hewan), tapi juga apa penularannya. Setiap penyakit memiliki cara penularan yang berbeda-beda, misalnya <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">rabies <\/a>yang terdapat pada air liur, seringkali melalui gigitan, terutama jika air liur tersebut masuk ke dalam darah. Jika tidak masuk ke dalam darah, bilas saja. Namun demi keamanan, <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">serum anti rabies<\/a> sebaiknya digunakan untuk berjaga-jaga,\u201d ujarnya.<br><br>Meski monyet <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">terisolasi <\/a>dari koloninya, namun tetap ada potensi menularkan penyakit yang dideritanya.Monyet ekor panjang ini bersifat semi kosmopolitan. Salah satu cirinya adalah ia belajar dengan cepat.<br><br>Ketika hewan-hewan ini memasuki wilayah manusia, mis. B. di tempat wisata yang bisa diberi makan oleh manusia, dekat hutan yang pembuangan sampah organiknya tidak baik.<br><br>\u201cBiasanya monyet di <a href=\"https:\/\/bgunik.site\">habitat <\/a>seperti itu cenderung dekat dengan manusia. Kalau sebenarnya hidup di alam liar, mereka jarang sekali mendekati manusia,\u201d ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat diimbau tidak bersentuhan langsung dengan rombongan kera yang memasuki pemukiman atau perkotaan. Hal ini dilakukan untuk menghindari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":148215,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-148214","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/148214","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=148214"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/148214\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/148215"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=148214"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=148214"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paitobolagila.xyz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=148214"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}